Story
Sachiko Annaisha, purti tunggal keluarga Adiwinata ini lahir di Kyoto, 1 Desember 1998. Ayahnya Baskoro Adiwinata berdarah Indonesia dan Ibunya Hana Higuchi berdarah Jepang.Lahir di Jepang kemudian saat usia 5 tahun, keluarga kecil Adiwinata memutuskan untuk pindah ke tanah kelahiran sang ayah di Jakarta, Indonesia. Tumbuh besar di Jakarta, sang ibu yang sangat mencintai seni. Sang ibu mengenalkan sang puan berbagai macam kesenian, hingga sang puan jatuh cinta pada seni keramik, saat SMP, ia bercita-cita untuk dapat membuat gallery keramik sendiri.Setelah SMA, ia melanjutkan pendidikannya di University of the Arts, London selama 4 tahun. Setelah lulus, umur sang puan masih 22 tahun, ia kembali ke Indonesia, mengikuti berbagai macam kegiatan volunteer seperti festival musik Jakarta, pameran seni, dan kegiatan volunteer lainnya. Dikenal sebagai gadis yang ceria dan supel sehingga mudah sekali baginya berbaur dengan lingkungan yang baru.saat menginjak usia 23 tahun, dengan dibantu sang ibunda, ia memulai bisnis dan gallery keramik miliknya sendiri. Selama 6 bulan ia bekerja keras untuk gallery seni miliknya. Tepat bulan September 2022, ia membuka Gallery seni miliknya sendiri dan di awal tahun 2023, ia memulai pottery class di Jakarta.